<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>My Notes</title>
	<link>http://aqela.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2008 05:35:04 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>

	<item>
		<title>PELUANG PENGEMBANGAN MODAL USAHA</title>
		<description><![CDATA[	Pengembangan usaha dapat ditinjau dari beberapa segi, mulai aspek teknis produksi, permodalan hingga pemasaran.
Kualitas Produk
Asumsi bahwa IRTP hanya bisa menghasilkan produk yang berkualitas rendah dan hanya dapat dijual pada kalangan menengah ke bawah, harus diluruskan.  Bukan hal yang tidak mungkin jika IK dapat menghasilkan produk yang berkualitas dengan pasar yang lebih luas.  Jika [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/12/20/peluang-pengembangan-modal-usaha/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Peluang Pengembangan Usaha Bidang Pangan</title>
		<description><![CDATA[	Pengembangan usaha dapat ditinjau dari beberapa segi, mulai aspek teknis produksi, permodalan hingga pemasaran.
Kualitas Produk
Asumsi bahwa IRTP hanya bisa menghasilkan produk yang berkualitas rendah dan hanya dapat dijual pada kalangan menengah ke bawah, harus diluruskan.  Bukan hal yang tidak mungkin jika IK dapat menghasilkan produk yang berkualitas dengan pasar yang lebih luas.  Jika [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/12/20/peluang-pengembangan-usaha-bidang-pangan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Pengembangan Usaha Bidang Pangan</title>
		<description><![CDATA[	Sampai saat ini cara untuk mendefinisikan Industri Kecil (IK) masih sangat rancu.  Batasan yang dibuat untuk membedakan IK dengan Industri Besar (IB) masih belum jelas.  Karena menurut SK Menteri Perindustrian No. 589 tahun 1999 yang termasuk IK adalah industri yang aset totalnya adalah sama dengan satu milyar (batas maksimal) belum termasuk tanah dan [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/12/20/pengembangan-usaha-bidang-pangan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>GOOD LABORATORY PRACTICES</title>
		<description><![CDATA[	Good Laboratory Practices (GLP) adalah aturan-aturan, prosedur-prosedur dan praktek di laboratorium yang cukup untuk menjamin mutu dan intensitas data analitik yang dikeluarkan oleh laboratorium tersebut. GLP disusun dengan tujuan sebagai penuntun bagi personel laboratorium untuk merencanakan suatu pengujian secara berhati-hati dan bekerja sedemikian rupa sehingga seluruh proses dapat terdokumentasi secara tepat dan lengkap serta dapat [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/12/20/good-laboratory-practices/</link>
	</item>
	<item>
		<title>BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA </title>
		<description><![CDATA[	PUBLIC WARNING / PERINGATAN
Nomor : KH.00.01.43.5847
Tanggal : 14 November 2008
	TENTANG
	OBAT TRADISIONAL DAN SUPLEMEN MAKANAN BERKHASIAT PENAMBAH 
STAMINA PRIA MENGANDUNG BAHAN KIMIA OBAT
	
	Berdasarkan hasil pengawasan obat tradisional dan suplemen makanan melalui sampling dan pengujian laboratorium hingga November 2008 , Badan POM telah memerintahkan untuk menarik dari peredaran sebanyak 22 (dua puluh dua) item produk Obat Tradisional [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/12/20/badan-pengawas-obat-dan-makanan-republik-indonesia/</link>
	</item>
	<item>
		<title>KEASAMAN DAN RISIKO KEAMANAN PANGAN</title>
		<description><![CDATA[	Keasaman merupakan salah satu cara yang telah lama dianut untuk mengklasifikasikan bahan pangan berdasarkan risiko keamanan pangannya.  Hal ini terkait dengan daya tumbuh mikroba pembusuk pada keasaman tertentu.  Tolok ukur untuk menyatakan keasaman adalah nilai pH.
Karena peranan asam (pH) terhadap daya hambat pertumbuhan mikroba pembusuk, maka makanan  dibagi menurut tingkat keasamannya yaitu [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/11/07/keasaman-dan-risiko-keamanan-pangan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>SISTEM STANDARISASI MUTU DAN PENGENDALIAN PROSES PANGAN</title>
		<description><![CDATA[	Standarisasi Mutu
Sistem standarisasi mutu memuat kebijakan mutu, standarisasi mutu oleh instansi, cara pengendalian mutu, cara analisa dan jaminan mutu. Secara umum standarisasi mutu memiliki tujuan sebagai berikut :
	Mencapai kepastian mutu.
	Mencapai keseragaman/konsistensi mutu
	Memperlancar transaksi dalam perdagangan
	Memberi pedoman mutu kepada semua pihak yang terlibat dengan komoditi
	Bahan pembinaan mutu
	Melindungi konsumen.
Dengan demikian standarisasi mutu yang jelas harus mempunyai spesifikasi [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/11/07/sistem-standarisasi-mutu-dan-pengendalian-proses-pangan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>MUTU PANGAN</title>
		<description><![CDATA[	Mutu pangan merupakan seperangkat sifat atau faktor pada produk pangan yang membedakan tingkat pemuas/aseptabilitas produk itu bagi pembeli/konsumen. Mutu pangan bersifat multi dimensi dan mempunyai banyak aspek. Aspek-aspek mutu pangan tersebut antara lain adalah aspek gizi (kalori, protein, lemak, mineral, vitamin, dan lain-lain); aspek selera (indrawi, enak, menarik, segar); aspek bisnis (standar mutu, kriteria mutu); [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/11/07/mutu-pangan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>GIZI</title>
		<description><![CDATA[	KARBOHIDRAT
	Karbohidrat adalah polihidroksi aldehid (aldose) atau polihidroksi keton (ketose) dan turunannya atau senyawa yang bila dihidrolisa akan menghasilkan salah satu atau kedua komponen diatas. Karbohidrat berasal dari bahasa Jerman, yaitu &ldquo;Kohlenhydrate&rdquo; dan dari bahasa Perancis, yaitu &ldquo;Hydrate de Carbon&rdquo;. Penamaan ini didasarkan atas komposisi unsur karbon yang mengikat hidrogen dan oksigen dalam perbandingan yang selalu [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/11/01/gizi/</link>
	</item>
	<item>
		<title>KEAMANAN PANGAN</title>
		<description><![CDATA[	KEAMANAN PANGAN
	Keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus melekat pada pangan yang hendak dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia. Pangan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun dari industri pangan. Oleh karena itu industri pangan adalah salah satu faktor penentu beredarnya pangan yang memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan oleh [...]]]></description>
		<link>http://aqela.blogsome.com/2008/11/01/keamanan-pangan/</link>
	</item>
</channel>
</rss>
